image_20180520_105347_4

Dalam memilih shockbreaker tentu harus sesuai dengan mobil yang digunakan. Seperti contoh mobil Kia Picanto yang merupakan salah satu jenis mobil City car dari pabrikan KIA Motors. Suspensi yang dimiliki oleh shock breaker mobil Kia Picanto tersebut pasti terasa lebih empuk jika menggunakan shockbreaker yang memang khusus untuk mobil tersebut. Namun bisa saja shockbreaker asli pabrikan harus diganti jika sudah rusak. Jika Anda tidak bisa menemukan produk asli KIA Motors, maka alternatif lain bisa digunakan dengan mencari yang cocok untuk mobil tersebut.

Cara Memilih Shockbreaker

Bila memang kerja dari shockbreaker sudah dirasa melemah, baik itu shock breaker mobil Kia maupun mobil lain, maka Anda harus segera menggantinya dengan produk baru. Pada umumnya shockbreaker akan mencapai batasnya pada usia pemakaian 3-5 tahun atau saat mencapai pemakaian 60 ribu Km.

Tidak hanya melihat dari lamanya pemakaian, pergantian shockbreaker juga bisa dikarenakan kondisi ban yang sudah tidak rata. Karena itu berikut beberapa tanda yang dirasakan ketika shockbreaker harus diganti.

  • Mobil terasa berayun secara berlebihan, terlebih saat melewati jalanan yang tidak rata, berlubang, atau polisi tidur.
  • Oli merembes di sil shockbreaker dan menetes ketanah.
  • Terdapat bunyi yang mengganggu karena adanya tumbukan komponen dalam shockbreaker.

Di bawah ini merupakan tips dalam memilih shockbreaker yang pas bagi mobil Anda.

  • Perhatikan fisik keseluruhan permukaan dari shockbreaker seperti cat pelapis, cetakan huruf pada body yang masih jelas, lubang baut pada bagian bawah masih dalam kondisi bagus, hingga ulir yang terdapat di batang shockbreaker.
  • Cek kinerja shockbreaker apakah tersendat saat bekerja atau tidak.
  • Memilih jenis shockbreaker yang sudah pasti cocok dengan rincian kendaraan milik Anda.

Agar Anda mendapatkan shockbreaker yang tepat bagi mobil Anda, jangan pernah meremehkan beberapa hal di atas. Jangan lupa juga untuk segera mengganti shockbreaker jika sudah terasa tidak bekerja dengan baik. Apapun shockbreakernya, baik itu shock breaker mobil Kia, Hyundai, Toyota, dan sebagainya, jika sudah rusak maka sudah sepantasnya untuk diganti.

Related posts: