image_20180221_120051_6

Sipilis merupakan salah satu infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri. Penyakit ini sering menyebar lewat hubungan seksual dengan orang yang terkena infeksi sipilis. Obat sipilis ampuh tentu saja ada dan manjur. Apalagi jika sipilisnya masih dalam tahap awal. Selain lewat hubungan seksual, bakteri yang menyebabkan sipilis juga bisa menyebar lewat cairan tubuh misalnya transfusi darah. Namun biasanya sipilis sering terjadi lewat hubungan seksual baik seks lewat kelamin, anal, dan oral. Selain itu, penggunaan berbagai jarum juga bisa menularkan penyakit ini. Jadi, hati-hatilah bagi mereka yang menggunakan narkoba, menindik telinga, atau tato. Bahkan ibu hamil yang terkena sipilis pun juga bisa menularkan penyakitnya kepada bayi yang dikandungnya.

Obat Sipilis Ampuh

Obat sipilis ampuh sangat mudah ditemukan. Pengobatan umum untuk penyakit ini adalah dengan menggunakan antibiotik. Antibiotik tersebut adalah suntikan penisilin. Jika penyakit sipilis ini tidak diobati, maka akan sangat berbahaya dan dapat berujung pada kematian. Orang yang terinfeksi sipilis dan sedang dalam masa pengobatan tidak diperbolehkan untuk melakukan hubungan seksual hingga mereka dinyatakan sudah sembuh total. Penisilin memang terbukti berhasil untuk menyembuhkan penyakit sipilis baik yang primer maupun yang sekunder. Penisilin berfungsi untuk membunuh bakteri yang dapat menyebabkan sipilis. Satu suntikan dari penisilin mampu menghentikan perkembangan infeksi ini jika penderitanya sudah terinfeksi hingga kurang dari setahun. Jika ternyata penderitanya sudah terinfeksi lebih dari pada satu tahun, maka dosisnya perlu ditambah lagi.

Antibiotik lain juga bisa diberikan kepada pasien sipilis selain penisilin. Jika ternyata pasien alergi penisilin, maka pasien bisa diberikan tetrasiklin. Namun obat ini tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil, menyusui, dan anak-anak. Selain tetrasiklin, ada juga obat sipilis ampuh lainnya yaitu eritromisin. Jika pasien sudah diberikan antibiotik, maka jangan lupa pula untuk melakukan pemantauan tes darah. Tes ini diperiksa di tahun pertama pada bulan pertama, bulan kedua, bulan keenam, dan bulan kedua belas. Lalu untuk tahun kedua, pasien diwajibkan untuk melakukan tes darah setiap enam bulan sekali.

Related posts: