Panduan Teknisi Tentang Keselamatan Kerja

By | February 20, 2017

Panduan teknisiSebagai teknisi yang bekerja dengan beragam komponen yang dekat dengan kelistrikan, beberapa resiko kerja yang menghantui tidak dapat terelakkan. Terkena sengatan listrik sampai resiko terkena percikan api akibat hubungan pendek arus listrik tentu dua hal yang kerap terjadi sebagai factor resiko pekerjaan. Namun, setiap resiko dapat diminimalkan dengan membekali para teknisi dengan panduan teknisi berupa keselamatan mereka yang harus dipatuhi setiap saat mereka bekerja. Kadangkala, seiring dengan beban pekerjaan yang semakin berat dan makin lama jam terbang, beberapa teknisi mulai melupakan hal dasar yang satu ini sehingga perlu dilakukan refreshment agar keselamatan kerja mereka dapat terjamin.

Tips Panduan Teknisi Untuk Keselamatan Kerja

Pada dasarnya, panduan teknisi selalu meminta para pekerja untuk mengerjakan apa yang mereka mengerti. Makin banyaknya komponen yang digunakan dalam sebuah unit, kadang membuat penambahan komponen untuk teknisi baru belum diketahui secara pasti karakteristiknya dengan baik. Sebaiknya, jika menemukan komponen seperti ini, dicari dulu referensinya. Kerjakan saja bagian yang sudah dipahami dengan benar agar resiko terjadinya kecelakaan kerja dapat dihindari. Selain itu, memperhatikan tempat kerja merupakan hal mutlak yang harus dipahami. Pengerjaan yang bersinggungan dengan listrik haruslah di tempat yang cukup memadai dan memiliki ruang yang cukup bila terkena sengatan. Oleh sebab itu, memindahkan beberapa barang yang ada di tempat kerja baik di bengkel atau rumah konsumen agar teknisi dapat leluasa bekerja menjadi penting.

Di samping itu, perlu diperhatikan juga untuk bekerja dalam keadaan kering. Menghindari tempat lembap dan basah jelas harus dihindari untuk mengurangi resiko kecelakaan kerja. Selain itu, para teknisi juga tidak boleh menempelkan kaki mereka secara langsung ke lantai, artinya penggunaan isolator harus diperhatikan dimanapun mereka bekerja. Hal penting lainnya yang dikupas dalam panduan teknisi adalah untuk tidak pernah meninggalkan kabel terbuka tanpa selongsong di tempat kerja. Bagaimanapun, ini bisa memicu terjadinya hubungan arus pendek yang bisa memercikkan api sehingga hal ini harus diawasi dengan baik.

Related posts: