Mengatasi Rasa Cemas Akibat Psikosomatis

By | January 21, 2017

psikosomatisPenyakit psikosomatis merupakan penyakit yang melibatkan pikiran dalam proses perkembangan penyakit tersebut sehingga apabila pikiran si penderita mengalami tekanan yang berlebihan maka akan dapat memperburuk keadaan dari penderita tersebut. Penyebab munculnya penyakit ini adalah rasa sakit pada bagian tubuh tertentu sehingga biasanya gejala ini menjadi keluhan para penderita penyakit ini yang cukup populer, rasa lelah yang berlebihan dan kepanikan. Kepanikan disini dapat memicu rasa cemas yang berlebihan bagi para penderita penyakit psikis ini yang mana timbulnya rasa cemas tersebut dapat terjadi tanpa Anda duga sebelumnya. Untuk itu, Anda perlu mengenali cara mengatasi rasa cemas yang dapat menyerang penderita sehingga tidak akan memperburuk keadaan si penderita.

Bagaimana Cara Mengatasi Rasa Cemas Akibat Psikosomatis?

Rasa cemas atau kepanikan yang luar biasa dapat terjadi pada penderita penyakit psikosomatis ini kapan pun dan dimana pun. Timbulnya rasa cemas tersebut di karenakan pikiran negatif yang terdapat pada diri si penderita yang semakin besar dan kuat sehingga tidak dapat dikendalikan oleh tubuh. Berikut cara mengatasi rasa cemas pada penderita penyakit ini adalah cobalah untuk menarik napas dalam dan perlahan-lahan saat serangan atau pun rasa cemas yang semakin membesar, ingatkan diri Anda bahwa Anda tidak sedang dalam keadaan bahaya atau tidak ada orang yang ingin membahayakan Anda, cobalah untuk membiasakan diri menghadapi dan menyelesaikan hal-hal yang menjadi sumber ketakutan Anda baik dari segala sumber, hingga Anda dapat mengontrol dan mengendalikan perasaan takut tersebut dan carilah hobi yang mampu membuat Anda melupakan dan menghilangkan rasa cemas dalam diri Anda.

Cara sederhana yang dapat digunakan dalam mengatasi rasa cemas yang berlebihan pada penderita psikosomatis ini dapat Anda lakukan untuk mengatasi memburuknya penyakit tersebut. Dengan mengurangi rasa cemas dan pikiran negatif yang hinggap pada pikiran penderita maka hal tersebut dapat mengurangi resiko terburuk dari penyakit ini dan dapat dilakukan pengobatan dengan cara yang sederhana dan dalam waktu yang tidak cukup lama.

Related posts: