025444700_1483456876-rubrik-pencernaan-sehat_Sakit-Perut-Maag-atau-Sakit-Perut-Tifus

Saat berpuasa, kita diwajibkan untuk menahan rasa lapar dan haus seharian. Bagi sebagian orang, ini tidaklah terlalu sulit untuk dilakukan. Namun, bagaimana dengan orang yang menderita penyakit maag? Bukankah orang dengan penyakit maag tidak boleh membiarkan perutnya kosong dalam waktu yang lama?

Pertanyaan ini sering muncul di masyarakat. Jika Anda berpikiran bahwa berpuasa bisa memperparah penyakit maag, maka Anda salah besar. Justru sebaliknya, ibadah puasa bisa membantu meringankan gangguan pencernaan yang satu ini.

Bagaimana Puasa Bisa Membantu Mengatasi Maag

Berbagai macam penelitian telah banyak dilakukan terkait puasa dan penyakit maag. Hasil penelitian tersebut justru menunjukkan bahwa berpuasa merupakan salah satu metode efektif untuk melawan penyakit maag.

Penyakit maag disebabkan oleh pola makan yang tidak teratur. Nah, ketidak teraturan ini tidak terjadi pada saat berpuasa, sebab mereka pasti makan setiap hari di jam yang sama, yaitu saat berbuka puasa dan sahur. Dengan demikian, sakit maag perlahan-lahan bisa teratasi.

Pada pekan-pekan awal bulan Ramadan mungkin terasa berat. Namun jangan khawatir, lambung akan segera bisa beradaptasi dalam beberapa minggu berikutnya. Secara umum, maag sendiri terbagi menjadi dua golongan, yaitu maag fungsional dan maag organik.

Sebagian besar, orang dengan penyakit maag itu mengalami yang namanya maag fungsional, akibat dari tidak teraturnya pola makan seperti yang sebelumnya dijelaskan. Nah, berpuasa ini juga bisa menjadi salah satu alat uji apakah seseorang itu mengalami maag fungsional atau maag organik.

Jika seseorang mengalami maag fungsional, maka dengan berpuasa dalam jangka waktu dua pekan pun maag sudah mulai membaik. Hal ini tentu dikarenakan adanya perubahan pola makan ke arah yang lebih baik. Mereka pasti makan di waktu-waktu yang sudah ditentukan sehingga pola makan mereka menjadi teratur. Ini yang membuat puasa bisa membantu meringankan penyakit maag.

Lain halnya dengan maag organik, dimana terdapat kelainan dalam lambung. Jika dalam waktu dua minggu belum berpuasa maag belum kunjung membaik, ada kemungkinan itu merupakan maag organik. Segera konsultasikan ke dokter agar maag tidak semakin parah.

Related posts: