Cara Memperbanyak ASI Setelah Melahirkan

By | July 13, 2017

cara memperbanyak asiPada Ibu yang baru melahirkan, terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi keluarnya ASI, terdapat proses yang sangat kompleks pada keluarnya ASI. Sangat penting bagi Ibu mengetahui Cara Memperbanyak ASI, karena tidak semua ASI dapat keluar, keluarnya air susu dapat dipengaruhi oleh hormon oksitoksin selain dipengaruhi oleh isapan bayi. Menjaga air susu ibu (ASI) dan mempertahankannya merupakan cara ibu untuk membantu melindungi anaknya. Seorang ibu mempunyai nurani ingin selalu dekat dengan anaknya. Salah satu cara agar hubungan anak dan Ibu semakin dekat adalah dengan pemberian ASI. ASI diberikan oleh ibu segera setelah lahir sampai bayi berumur sekurang-kurangnya 6 bulan atau sampai 2 tahun. ASI adalah makanan terbaik bagi bayi. Pemberian ASI secara eksklusif membantu memproteksi bayi dari serangan bakteri dan virus.

Cara Memperbanyak ASI Secara Alami

Tanpa mengonsumsi obat kimia, sebenarnya Cara Memperbanyak ASI dapat dilakukan secara alami, yaitu dengan mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang. Ibu menyusui membutuhkan protein lebih banyak dari biasanya. Dalam memenuhi kebutuhan gizi hariannya Ibu dapat mengonsumsi daging, ikan, sayur daun katuk, daun pepaya dan sayur bayam. Segelas jus wortel juga disarankan untuk Ibu menyusui agar produksi susunya meningkat. Wortel mempunyai zat yang dapat meningkatkan produksi susu. Tanaman herbal seperti Fenugreek, Galactogogue, Fennel seed atau Blessed Thistle dapat membantu meningkatkan produksi ASI. Fenugreek mengandung diosgenin yang dapat meningkatkan aliran susu dan membantu produksi ASI.

Cara Memperbanyak ASI juga dapat menggunakan pare. Pare mengandung nutrien dan antioksidan. Mengonsumsi pare secara wajar dapat membantu meningkatkan produksi ASI. Ibu yang baru melahirkan harus dijaga agar tetap bahagia dan bebas stress. Walaupun sering begadang karena bangun untuk menyusui, ibu harus tetap memiliki kualitas tidur yang cukup. Hal ini dapat dilakukan ketika bayi tidur, ibu juga harus tidur. Usahakan Ibu juga bebas dari tekanan, karena kondisi yang tidak fit, juga akan menghambat proses keluar air susu. Kemudian Ibu sebaiknya membatasi konsumsi kafein. Kafein terkandung dalam kopi,  teh, coklat dan soda. Kafein yang dikonsumsi Ibu dapat mempengaruhi bayi dan menyebabkan gangguan tidur.

Related posts: