Cara Kalibrasi Timbangan Digital

By | April 6, 2017

timbangan digitalApabila kita mempunyai alat ukur, baik berupa digital maupun analog atau manual pasti diperlukan perlakuan yang disebut dengan kalibrasi, misalnya alat ukur massa yaitu timbangan digital. Tapi sebelumnya, ada pertanyaan apa itu kalibrasi? Kalibrasi merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menentukan kebenaran nilai suatu alat ukur dalam melakukan pengukurannya dengan cara membandingkan terhadap standar ukur yang sudah tersertifikasi dan ditetapkan dalam nasional maupun internasional dan bahan-bahan acuan yang sudah tersertifikasi secara nasional maupun internasional kalibrasi dilakukan secara periodik pada alat ukur yang sudah lama umurnya, maupun yang masih baru. Dengan tujuan agar hasil pengukuran yang dilakukan mempunyai nilai yang akurat, presisi, dan akuntable.

Bagaimana cara kalibrasi timbangan digital?

Cara kalibrasi timbangan sebenarnya sangat mudah, sehingga bisa dilakukan oleh hampir semua orang. Hal pertama yang harus dilakukan dalam mengkalibrasi timbangan digital adalah siapkan bahan yang akan dijadikan acuan untuk mengkalibrasi timbangan tersebut. Selanjutnya adalah siapkan timbangan, letakkan dalam posisi mendatar agar beban yang diukur bisa menjadi lebih merata dan akurat. Yang ketiga adalah pastikan skala yang tertera pada display timbangan menunjukkan angka nol, apabila belum menunjukkan nilai 0, maka timbangan perlu di koreksi. Lalu, letakkan benda yang dijadikan sebagai acuan dalam mengukur yang bebannya sudah diketahui dengan pasti, apakah nilai yang tertera sudah sama dengan yang diketahui atau belum, jika belum, maka perlu diadakan perbaikan. Pada saat menimbang, tunggulah beberapa saat sampai timbangan terus menunjukkan angka yang sama.

Demikian tadi adalah langkah atau cara yang dilakukan apabila ingin melakukan kalibrasi pada timbangan yang Anda miliki. Kalibrasi ini sangat penting dilakukan selain agar hasil pengukurannya tepat, akurat, presisi, dan akuntable, juga dilakukan supaya dalam melakukan pengukuran tidak ada yang melakukan kesalahan yang akan membuat pihak-pihak lain merasa rugi. Misalnya saja seseorang membeli buah pada pedagang buah, kemudian di timbang dengan menggunakan timbangan digital yang tidak pernah di kalibrasi, maka hal ini akan menimbulkan ketidakakuratan dalam penimbangan yang menimbulkan kerugian baik dari pihak pembeli maupun pedagang itu sendiri.

Related posts: