Sebagian besar pengolahan makanan membutuhkan minyak sebagai bahan bumbunya. Ternyata, minyak dan mentega atau sejenisnya bahan baku utamanya adalah minyak kelapa sawit. Oleh sebab itu, minyak sawit termasuk dalam komoditas besar hasil perkebunan negara. Kebutuhan minyak sawit tidak hanya sebatas untuk bahan olah makanan, namun juga untuk campuran lainnya. Melihat peluang yang cukup besar ini, seorang pengusaha muda bernama Arif Rachmat membuka lahan perkebunan sawit sebagai bisnisnya. Perkebunan yang beliau miliki benar-benar dimulai dari nol hingga seperti sekarang.

Cara Tanam Kelapa Sawit

Untuk menghasilkan produk yang berkualitas dari hasil perkebunan, rahasia utamanya adalah tentang cara penanaman yang baik dan benar. Tumbuhan yang ditanam dengan baik biasanya akan tumbuh dengan baik dan menghasilkan produk yang baik pula.

Selain itu pastinya didukung dengan perawatan dan faktor lingkungan yang memenuhi. Ini merupakan rahasia-rahasia dari perusahaan perkebunan kelapa sawit yang salah satunya didirikan oleh Arif Rachmat. Berikut ini cara menanam kelapa sawit di lahan dengan baik dan benar.

  • Memilih bibit yang siap tanam dan berumur 8 bulan.
  • Menentukan lahan untuk mendapatkan tanah yang baik. Jenis tanah yang baik yaitu jenis Latosol dan Organosol karena pH yang cenderung netral dan juga subur.
  • Pembuatan lubang sebelum penanaman yang berukuran 50x40x40 cm. Untuk yang berada di daerah perbukitan sebaiknya lahan dibuat teras berjarak 1,5 meter dari sisi lereng.
  • Atur jarak tanam. Biasanya petani menggunakan pola segitu untuk mengatur jarak tanam kelapa sawit agar hasilnya lebih optimum. Jarak antara tanaman satu dengan yang lain sepanjang 9 meter. Tujuannya agar nanti bila tanaman membesar tetap ada ruang untuk akar-akar menjalar lebih luas dan tidak berebut lahan dan nutrisinya.

Untuk waktu tanam yang dianjurkan yaitu pada musim hujan. Karena pohon kelapa sawit sangat menyerap air sehingga membutuhkan asupan air yang lebih banyak. Lepas polibag saat bibit akan ditanam dan hati-hati jangan sampai bola tanahnya rusak dan beri pupuk secara berkala.

Demikian cara tanam kelapa sawit yang benar. Untuk informasi kelapa sawit lebih lanjut, Anda dapat melihat cerita dari Arif Rachmat sebagai referensinya.

Related posts: